BPBD Murung Raya Bersihkan Tumpahan Solar di Jalan Ahmad Yani demi Keselamatan Pengendara
Puruk Cahu, Lintasborneo24.com – Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya melakukan aksi cepat tanggap dengan membersihkan tumpahan bahan bakar jenis solar yang membasahi badan jalan di ruas Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan Bank Kalteng, Puruk Cahu, pada Minggu (11/4/2026). Langkah darurat ini diambil setelah adanya laporan warga mengenai ceceran minyak yang menyebabkan permukaan aspal menjadi sangat licin sehingga berisiko tinggi memicu kecelakaan bagi para pengguna jalan yang melintas. Tim Reaksi Cepat (TRC) segera diterjunkan ke lokasi dengan membawa armada tangki air dan peralatan lengkap untuk menyiram serta menyikat sisa-sisa solar guna memastikan kondisi jalan kembali aman untuk dilalui kendaraan bermotor.
Proses penanganan dilakukan secara intensif dengan menyemprotkan air bertekanan tinggi ke titik-titik tumpahan minyak guna menghilangkan lapisan licin yang dapat menyebabkan ban kendaraan kehilangan kendali, terutama bagi pengguna sepeda motor. Selama proses evakuasi material cair tersebut berlangsung, petugas di lapangan juga melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk memastikan keselamatan pekerja serta mencegah pengendara masuk ke area yang sedang dibersihkan. Kehadiran petugas di lokasi ini mendapatkan apresiasi positif dari warga setempat yang merasa khawatir akan potensi kecelakaan beruntun, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu urat nadi transportasi yang cukup padat di pusat kota.
Setelah beberapa jam penanganan teknis yang melibatkan penyikatan aspal secara manual dan penyemprotan berulang, kondisi lalu lintas di depan Bank Kalteng akhirnya berangsur normal dan tumpahan solar berhasil dievakuasi sepenuhnya. Aksi responsif ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah melalui BPBD dalam memberikan pelayanan publik yang prima dan selalu siaga menghadapi gangguan keselamatan di ruang publik. Pihak berwenang juga memastikan bahwa setelah pembersihan selesai, tidak ada lagi material licin yang tersisa di badan jalan sehingga mobilitas warga tidak lagi terganggu oleh kendala teknis tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya melalui petugas lapangan yang menangani insiden tersebut menekankan bahwa kecepatan pelaporan dari masyarakat sangat membantu dalam mencegah jatuhnya korban jiwa di jalan raya. "Keselamatan adalah yang utama. Kami mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati dalam berkendara, karena banyak keluarga yang menunggu Anda di rumah. Segera laporkan kepada kami jika menemukan potensi bahaya serupa, baik itu tumpahan minyak maupun pohon tumbang, agar dapat segera kami tangani untuk meminimalisir risiko kecelakaan," ungkap salah satu personel BPBD di sela-sela kegiatan pembersihan di Jalan Ahmad Yani.
Melalui kejadian ini, masyarakat diimbau untuk terus meningkatkan peran aktif dalam melaporkan segala bentuk gangguan di lingkungan sekitar yang berpotensi membahayakan publik, baik akibat bencana alam maupun faktor kelalaian manusia. Para pengendara juga disarankan untuk tetap mengurangi kecepatan saat melintasi area yang baru saja dibersihkan sebagai langkah antisipasi tambahan hingga kondisi aspal benar-benar kering dan stabil. Dengan adanya sinergi yang baik antara masyarakat dan petugas tanggap darurat, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Murung Raya dapat terus ditekan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.
(Rahman)
Posting Komentar