Inovasi Pertanian, Pemkab Murung Raya Gandeng IPB Kembangkan Padi Gogo Unggul di Lahan Perbukitan
Puruk Cahu, Lintasborneo24.com – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Pertanian dan Perikanan resmi memulai tahap uji coba lanjutan pengembangan padi gogo yang dikhususkan untuk lahan ladang dan perbukitan dengan menggandeng tim akademisi dari Institut Pertanian Bogor (IPB). Langkah strategis yang melibatkan Balai Benih Induk (BBI) ini dilakukan guna menghadirkan varietas padi yang adaptif dengan kondisi geografis daerah setempat pada Senin (7/4/2026). Program ini menjadi solusi nyata pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah, mengingat karakteristik lahan di wilayah Murung Raya yang didominasi oleh area perbukitan dan ladang kering.
Proses pengujian dilakukan secara mendalam melalui pengambilan sampel benih langsung dari lapangan oleh para guru besar IPB guna memastikan kualitasnya benar-benar sesuai dengan unsur hara tanah di Murung Raya. Menariknya, penelitian awal menunjukkan bahwa varietas benih lokal memiliki daya tahan dan tingkat adaptasi yang jauh lebih baik dibandingkan benih yang didatangkan dari luar daerah. Seluruh rangkaian riset dan pengembangan ini dipastikan tidak membebani masyarakat, karena pemerintah berkomitmen melakukan uji coba secara mandiri hingga varietas tersebut terbukti unggul sebelum nantinya didistribusikan secara luas kepada para petani secara cuma-cuma.
Selain fokus pada kualitas benih, program ini juga menargetkan perubahan pola tanam yang jauh lebih produktif dari kebiasaan tradisional sebelumnya. Jika selama ini petani ladang hanya mampu melakukan satu kali masa tanam dalam setahun, teknologi varietas baru ini diproyeksikan mampu meningkatkan frekuensi tanam hingga dua kali dalam setahun di lahan pegunungan. Uji coba lapangan saat ini telah berjalan di beberapa titik, termasuk Kecamatan Belawan, melalui pembuatan petak percontohan yang berfungsi untuk memantau perkembangan tanaman secara langsung sebelum masuk ke tahap sertifikasi massal.
“Program ini sudah masuk tahap kedua dan kami bekerja sama dengan BBI serta tim dari IPB, bahkan guru besar mereka turun langsung untuk mengecek sampel di lapangan. Uji coba ini murni untuk kepentingan masyarakat tanpa biaya, dan jika hasilnya sudah terbukti cocok, baru akan kita distribusikan kepada petani. Target kita adalah mencoba pola tanam dua kali setahun di lahan gunung agar produktivitas meningkat signifikan,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Murung Raya, Sri Karyawati, saat memberikan keterangan resmi di ruang kerjanya.
Melalui pengembangan padi gogo unggul bersertifikat ini, Pemerintah Kabupaten Murung Raya optimis dapat menjawab berbagai persoalan klasik petani seperti rendahnya hasil panen dan kerentanan terhadap serangan hama. Ke depannya, varietas hasil kolaborasi dengan IPB ini diharapkan memiliki masa panen yang lebih cepat namun tetap menghasilkan kualitas beras yang premium. Upaya berkelanjutan ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kemandirian pangan berbasis potensi lokal yang berkelanjutan di Bumi Tira Tangka Balang.
(Rahman)
Posting Komentar