Perkuat Basis Kerakyatan, Rahmanto Muhidin Dorong Kader PKB Hidupkan Gerakan Pertanian di Murung Raya
Puruk Cahu, Lintasborneo24.com - Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, menekankan pentingnya peran strategis kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk memperkuat basis politik melalui Gerakan Kebangkitan Pertanian dan Nelayan (Gerbang Tani) di wilayah Kalimantan Tengah pada Rabu (8/4/2026). Langkah ini ditegaskan sebagai upaya nyata partai dalam menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan, terutama para petani dan nelayan yang selama ini menjadi pilar utama ekonomi daerah. Momentum menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kalimantan Tengah ini pun dijadikan pijakan bagi para kader untuk beralih dari kerja politik formalitas menuju aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat di lapangan.
Pihaknya menyoroti bahwa selama ini sektor pertanian masih menghadapi berbagai tantangan besar, mulai dari keterbatasan akses modal hingga minimnya perlindungan kebijakan yang berpihak pada pekerja lapangan. Oleh karena itu, penguatan Gerbang Tani dianggap sebagai instrumen vital yang harus dihidupkan secara konsisten dan berkelanjutan, bukan sekadar aktif saat menjelang pesta demokrasi atau pemilu saja. Rahmanto menginginkan gerakan ini menjadi jembatan hidup untuk menghimpun aspirasi sekaligus mengorganisir kekuatan masyarakat desa agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai ekonomi nasional.
Sejalan dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya saat ini tengah melakukan langkah konkret dengan menyusun regulasi strategis berupa Peraturan Daerah (Perda) tentang Kelompok Tani. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan petani dan memberikan kepastian hukum dalam berusaha, yang nantinya dapat direplikasi oleh daerah-daerah lain di Kalimantan Tengah. Upaya memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah ini juga dipandang sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi swasembada pangan nasional yang menjadi program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Muscab ini bukan garis akhir, melainkan garis start. Dari sinilah kita diuji, apakah hanya menjadi pengurus di atas kertas atau benar-benar menjadi penggerak di tengah rakyat. Gerbang Tani bukan sekadar nama, tapi jembatan hidup antara partai dan denyut nadi rakyat di desa. Kita tidak boleh lagi membiarkannya redup, maka turunlah, dengarkan, kawal, dan perjuangkan, karena politik kita akan diukur dari seberapa dalam kita berpihak kepada rakyat,” ujar Rahmanto Muhidin saat memberikan arahan kepada para pengurus dan kader partai.
Sebagai penutup, seluruh calon pengurus PKB yang akan terpilih dalam Muscab mendatang diinstruksikan untuk menjadikan organisasi sebagai ruang perjuangan yang aktif dan tidak berjarak dengan masyarakat. Dengan konsistensi dalam mengawal isu-isu kerakyatan, diharapkan kepercayaan publik terhadap partai akan semakin solid dan menjadi fondasi utama bagi pembangunan daerah yang berdaulat. Semangat kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan pergerakan politik ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi taraf hidup petani dan nelayan di Kabupaten Murung Raya secara khusus, serta Kalimantan Tengah secara luas.
(Rahman)
Posting Komentar