Bebie Tekankan Pengelolaan APBD Harus Transparan dan Tepat Sasaran untuk Pembangunan Murung Raya Berkelanjutan
Puruk Cahu, lintasborneo24.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menegaskan pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bebie usai mengikuti Rapat Paripurna Ke-2 Masa Sidang II Tahun 2026 DPRD Kabupaten Murung Raya yang membahas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Murung Raya Tahun Anggaran 2025, Jumat (5/6/2026).
Menurut Bebie, setiap anggaran yang dikelola pemerintah daerah harus diarahkan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“APBD harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Anggaran yang dialokasikan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan yang penting untuk memastikan seluruh program dan kegiatan yang dibiayai melalui APBD dapat dilaksanakan sesuai perencanaan serta memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
Ia menambahkan, proses pertanggungjawaban APBD bukan hanya sebatas memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi sarana evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari tingginya tingkat penyerapan anggaran, melainkan juga dari sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan, lanjut Bebie, mendorong Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pembangunan serta memperkuat sistem pengawasan agar penggunaan anggaran daerah semakin efektif dan tepat sasaran.
“Yang terpenting adalah bagaimana setiap rupiah anggaran yang digunakan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik melalui peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, maupun penguatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Bebie berharap sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus terjalin dengan baik dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Dengan pengelolaan anggaran yang baik serta pengawasan yang optimal, ia optimistis pembangunan di Kabupaten Murung Raya dapat berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(Rahman)
Posting Komentar