DPRD Murung Raya Imbau Warga Waspadai Kabut Asap di Tengah Musim Kemarau
Puruk Cahu, Lintasborneo24.com – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Johansyah, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi kabut asap yang muncul di tengah musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan pada Kamis (27/8/2026) sebagai langkah mengantisipasi dampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.
Johansyah mengatakan, kondisi kemarau membuat lingkungan menjadi lebih kering sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diwaspadai bersama. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran maupun kondisi lingkungan yang kering dapat mengganggu kenyamanan, kesehatan, serta jarak pandang masyarakat.
Ia meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia, mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara dipenuhi kabut asap. Penggunaan masker juga dianjurkan sebagai langkah perlindungan dari paparan asap dan debu.
Selain menjaga kesehatan, Johansyah mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah secara sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta pihak terkait. Kabupaten Murung Raya sendiri telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.
“Keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Mari kita tingkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan, serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran,” ujar Johansyah.
Johansyah berharap masyarakat tetap tenang namun tidak mengabaikan kondisi udara.
Ia juga mendorong pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pemantauan serta mengambil langkah cepat apabila kabut asap semakin tebal atau ditemukan titik-titik kebakaran di wilayah Murung Raya.
(Rahman)
Posting Komentar