Musda V Golkar Murung Raya, Rahmanto Dorong Konsolidasi dan Sinergi Pembangunan
Puruk Cahu, Lintasborneo24.com – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, mendorong kader Partai Golkar memperkuat konsolidasi internal serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rahmanto saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kabupaten Murung Raya yang berlangsung di Gedung Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu, Minggu (20/9/2026).
Rahmanto mengatakan, keberadaan partai politik memiliki peran penting dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, Partai Golkar sebagai salah satu kekuatan politik di daerah diharapkan dapat terus memberikan kontribusi melalui peran dan keterwakilan kadernya.
“Pemerintah daerah menyadari pentingnya peran partai politik, khususnya Partai Golkar, dalam mengawal proses pembangunan daerah,” kata Rahmanto dalam sambutannya.
Ia berharap Musda V tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi, memperkuat konsolidasi, serta menata kembali organisasi agar mampu menghasilkan program kerja yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmanto turut menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan, terutama akibat adanya penyesuaian transfer ke daerah yang berpengaruh terhadap kapasitas anggaran pemerintah.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader partai politik turut menjaga situasi Murung Raya tetap aman dan kondusif. Masyarakat juga diimbau tidak mudah menyebarkan informasi provokatif melalui media sosial yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Karena itu, saya mengajak seluruh kader partai politik untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif, memberikan kedamaian, serta menghindari penyebaran informasi provokatif di media sosial demi stabilitas daerah,” imbaunya.
Rahmanto juga menyampaikan apresiasi kepada Partai Golkar atas dukungan dan sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, termasuk melalui kader-kader partai yang menjalankan tugas sebagai anggota DPRD.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menekankan pentingnya menjaga soliditas dan kebersamaan kader di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah. Ia menilai situasi tersebut membutuhkan sinergi seluruh pihak untuk memastikan pembangunan tetap berjalan dan program yang menyentuh kepentingan masyarakat dapat terus dikawal.
“Dengan terjadinya penurunan APBD di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Murung Raya dan Provinsi Kalteng, menuntut para kader partai untuk terus bersinergi dalam mengawal program pembangunan pro-rakyat,” jelas Edy yang juga menjabat Wakil Gubernur Kalteng.
Edy menyebut Musda V menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, menyusun program kerja, sekaligus menetapkan kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Murung Raya untuk periode lima tahun mendatang. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berlangsung melalui proses musyawarah dan mufakat.
Ia berharap kepengurusan baru dapat segera menyelesaikan konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan pada akhir Desember mendatang. Menurutnya, kepengurusan yang solid dan kepemimpinan yang aspiratif diperlukan agar Partai Golkar dapat terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Ketua Panitia Musda V Partai Golkar, Alpi Syahrin, juga mengingatkan seluruh kader mengenai pentingnya memperkuat soliditas serta mengesampingkan ego sektoral dalam menghadapi dinamika politik dan organisasi ke depan.
“Kita dituntut untuk melepaskan segala ego sektoral, merapatkan barisan, dan memastikan instrumen partai bekerja secara modern, adaptif, serta menyentuh langsung denyut nadi kebutuhan masyarakat,” ujar Alpi.
Ia menambahkan, Musda V sekaligus menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus, kader, dan simpatisan atas dedikasi selama masa bakti sebelumnya. Berbagai capaian yang telah diraih, kata dia, merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen partai, sedangkan kekurangan yang masih ada perlu dijadikan bahan evaluasi bagi kepengurusan berikutnya.
(Rahman)
Posting Komentar